Webinar internasional 2022 – Implementasi budaya lokal pada teknologi modern part 6.
Berita
  • 23 November 2022
    Oleh : priyadi, m.kom 16 Views

    Pada webinar internasional yang diadakan UNIVERSITAS STEKOM pada tanggal 18 agustus 2022, seorang akademisi dari Universitas Debre Tabor, Ethiopia. Nama akademisi tersebut adalah Meseret Worku yang merupakan seorang dosen di departemen manajemen sejarah dan heritage kultural. Judul presentasi yang disampaikan Bapak meseret adalah "Survey of tangible cultural of Ethiopia". Penjelasannya dimulai dari perkenalan, lalu dilanjutkan dengan penjelasan mengenai definisi tentang heritage, dan seterusnya.


    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.


    Selanjutnya bapak meseret menjelaskan tentang heritage kultural yang ada di kota Harar. Harar  dikenal secara historis sebagai Gey yang merupakan kota bertembok di timur Ethiopia. Kota ini juga dikenal dalam bahasa Arab sebagai Kota Suci. Harar adalah ibu kota Wilayah Harari. Kota ini juga berfungsi sebagai pusat administrasi Zona Hararghe Timur di Wilayah Oromia. Kota kuno ini terletak di puncak bukit di bagian timur negara itu dan berjarak sekitar lima ratus kilometer dari ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, pada ketinggian 1.885 meter (6.184 kaki).

    Selama berabad-abad, Harar telah menjadi pusat komersial utama, dihubungkan oleh jalur perdagangan dengan seluruh Ethiopia, seluruh Tanduk Afrika, Jazirah Arab, Asia, dan melalui pelabuhannya, dunia luar. Harar Jugol, kota bertembok tua, terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2006 oleh UNESCO sebagai pengakuan atas warisan budayanya. Karena sejarah panjang keterlibatan Harar selama masa perdagangan di Jazirah Arab, Pemerintah Ethiopia telah menetapkan tindakan kriminal untuk menghancurkan atau mengganggu situs atau perlengkapan bersejarah apa pun di kota tersebut. Ini termasuk rumah batu, museum, dan barang-barang yang dibuang dari perang. Menurut UNESCO, kota ini "dianggap sebagai 'kota tersuci keempat' Islam" dengan 82 masjid, tiga di antaranya berasal dari abad ke-10, dan 102 tempat suci.

    Fatḥ Madinat Harar karya Yahya Naṣrallah, sebuah sejarah kota yang tidak dipublikasikan pada abad ke-13, mencatat bahwa santo legendaris Abadir Umar ar-Rida dan beberapa pemimpin agama lainnya menetap di dataran tinggi Harar c. 1216 (612 H). Harar kemudian dijadikan ibu kota baru Kesultanan Adal pada tahun 1520 oleh Sultan Abu Bakr ibn Muhammad. Kota ini mengalami penurunan politik selama berikutnya Keamiran Harar, hanya mendapatkan kembali signifikansinya dalam periode Khedivate Mesir. Selama Kekaisaran Ethiopia, kota ini membusuk dengan tetap mempertahankan prestise budaya tertentu.


    Kapan Harar didirikan tidak jelas, dan berbagai tanggal telah dikemukakan. Bagaimanapun, kota modern Harar sebagian besar berasal dari tahun 1700-an paling awal, tetapi situs itu sendiri telah menjadi situs kota lebih lama. Kemungkinan besar penduduk asli wilayah tersebut adalah orang-orang Harla. Harar adalah bagian dari domain Kerajaan Harla pada abad keenam. Pada periode Islam, kota ini berada di bawah aliansi negara konfederasi Zeila. Menurut musafir Yahudi abad ke-12 Benjamin dari Tudela, wilayah Zeila adalah tanah Havilah, dibatasi oleh al-Habash di barat.

    Pada abad kesembilan, Harar berada di bawah Kesultanan Shewa dari dinasti Maḥzumi. Islam telah memperoleh pijakan di dataran tinggi Harar pada abad ke-10 hingga ke-11 M melalui perdagangan dengan Zeila. Pada abad ke-13 Islam telah menjadi agama dominan di wilayah tersebut.



    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@stekom.ac.id

    Support Ratih Yuni Arman,M.Si
    628156580901
    Support Anggi Novita Sari
    6282264192319
    Support Nur Anisa N
    6285875635135
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950