Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 21
Berita
  • 08 Desember 2022
    Oleh : priyadi s. kom, m. kom 22 Views

    Rekayasa hijau selain memiliki banyak keunggulan, namun juga memiliki banyak keterbatasan. Berikut ini adalah beberapa batasan-batasan yang ada dalam rekayasa hijau :



    - Ketergantungan pada lokasi geografis dan kondisi cuaca


    Geografi mempengaruhi cuaca dalam banyak cara. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi cuaca adalah topografi suatu daerah. Ini mengacu pada pengaturan fitur alam dan buatan manusia di suatu daerah. Itu bisa termasuk gunung, sungai, atau kota. Fitur topografi seperti pegunungan mempengaruhi cuaca sebagian besar dengan cara mereka mengarahkan arus udara. Misalnya, udara dipaksa naik di atas pegunungan. Udara lembab akan mendingin saat naik, dan kemudian awan melepaskan air, menyebabkan presipitasi seperti hujan atau salju. Inilah sebabnya mengapa satu sisi pegunungan - sisi yang paling dekat dengan lautan - sering mendapat lebih banyak hujan.

    Garis lintang suatu daerah di permukaan bumi (lokasi dalam hal utara dan selatan) juga mempengaruhi cuaca, karena mengubah intensitas cahaya matahari yang diterima daerah tersebut. Ini memiliki efek langsung pada suhu. Jika Anda berada di khatulistiwa, matahari selalu tinggi di langit, dan itu memusatkan sinar matahari, membuatnya lebih panas. Sedangkan di Kutub Utara dan Kutub Selatan, posisi matahari selalu rendah di langit menyebabkan sinar matahari tersebar dan menipis. Khatulistiwa juga tidak memiliki musim yang mengubah cuaca karena ketinggian matahari di langit tidak jauh berbeda sepanjang tahun: apakah Bumi miring ke arah matahari, atau menjauh dari matahari, sudut sinar matahari adalah cukup konsisten.


    Kondisi-kondisi diatas pada akhirnya akan sangat mempengaruhi keberhasilan rekayasa hijau. Suatu teknologi mungkin akan sangat bagus diterapkan pada lokasi tertentu, namun akan sangat sulit diterapkan pada lokasi lainnya. Jadi dalam rekayasa hijau, sebaiknya memperhatikan kendala-kendala geografis seperti itu.



    - Non-kontinuitas dan ketidakpastian sumber terbarukan


    Beberapa komoditas yang dibutuhkan dalam rekayasa hijau sering kali ditemukan dalam kondisi yang keberadaannya tidak ada secara terus menerus. Contohnya adalah sinar matahari yang adanya hanya pada siang hari di sebagian besar permukaan bumi. Sementara untuk malam hari, sumber daya tersebut tidak dapat diakses.


    Ketidak pastian keberadaan sumberdaya untuk rekayasa hijau juga sering menjadi masalah. Misalnya sumberdaya sinar matahari yang kadang terpengaruh oleh cuaca. Pada saat mendung atau hujan tentunya pemberdayaan terhadap sumber energi tersebut akan sangat terganggu, bahkan tidak bisa bekerja sama sekali.



    Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah Kefale Kebie Bishaw yang memiliki gelar akademik M.Sc dalam bidang Structural Engineering. Dia juga merupakan seorang dosen dan peneliti di Debre Tabor University yang terletak di kota Debre Tabor, Negara Ethiopia. Universitas STEKOM sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas tersebut beberapa kali. Kali ini kegiatan internasional yang diadakan adalah webinar internasional yang berjudul "Advantage of Green Engineering".



    Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Kefale adalah "Advantage of Green Engineering / Technology". Diawal presentasinya, Bapak Kefale menjelaskan tentang outline dari presentasinya. Adapun outline yang disampaikan oleh Bapak Kefale ada beberapa poin berikut :

    - Apa itu Rekayasa Hijau?
    - Kategori Rekayasa Hijau,
    - Faktor Pendorong Rekayasa Hijau,
    - Manfaat dan Beberapa Keterbatasan,
    - Kesimpulan dan saran.



    Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.




    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@stekom.ac.id

    Support Ratih Yuni Arman,M.Si
    628156580901
    Support Anggi Novita Sari
    6282264192319
    Support Nur Anisa N
    6285875635135
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950