Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 22
Berita
  • 08 Desember 2022
    Oleh : priyadi s. kom, m. kom 23 Views

    Rekayasa hijau selain memiliki banyak keunggulan, namun juga memiliki banyak keterbatasan. Berikut ini adalah beberapa batasan-batasan yang ada dalam rekayasa hijau :


    - Membutuhkan biaya awal yang tinggi

    Teknologi ramah lingkungan merupakan sebuah konsep atau metode untuk mencapai tujuan tertentu, dimana dalam pelaksanaannya mengacu pada wawasan lingkungan atau memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan di sekitarnya. Dari pengertian tersebut telah mengilhami lahirnya bermacam-macam teknologi terapan, yang aman sekaligus bersahabat dengan makhluk hidup di Bumi ataupun dengan lingkungan alam di sekitarnya.

    Harus diakui bahwa untuk bisa mendapatkan teknologi ini dibutuhkan biaya yang cukup mahal bila dibandingkan dengan membeli peralatan dengan teknologi konvensional. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan bagi para pengembang untuk menciptakan teknologi yang ramah akan lingkungan namun juga terjangkau harganya (murah), terutama diawal investasi.


    - Efisiensi energi rendah

    Sebuah teknologi yang ideal semestinya memiliki proses yang efektif dan efisien dan mengeluarkan limbah yang minimal dapat mengurangi serta mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup. Teknologi ramah lingkungan harus memenuhi persyaratan terhadap regulasi. Selain itu efisien dalam penggunaan sumber daya, baik itu air, energi, penggunaan bahan baku, dan bahan kimia.

    Contoh pada rekayasa hijau dibidang biogas mengalami permasalahan dalam hal efisiensi. Biogas merupakan jenis bahan bakar alternatif yang sudah digunakan sebagai bahan bakar bagi kebutuhan rumah tangga di Indonesia. Biogas diperoleh dari proses fermentasi bahan organik bakteri anaerob (bakteri yang hidup di lingkungan tanpa oksigen). Bakteri tersebut mengubah zat organik menjadi gas metana sebesar 75 persen dan gas lainnya seperti karbon dioksida, hidrogen, dan hidrogen sulfida. Penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan untuk membuat biogas nyatanya memiliki efisiensi yang rendah.


    Contoh lainnya dari pemberdayaan rekayasa hijau yang juga mengalami permasalahan rendahnya efisiensi adalah biofuel. Salah satu pernyataan yang benar tentang biofuel adalah teknologi penyediaan energi alternatif dengan memakai SDA dan dapat diperbaharui. Biofuel berasal dari bahan-bahan organik, seperti tumbuh-tumbuhan. Ada dua jenis biofuel, dalam bentuk etanol dan biodiesel. Etanol merupakan salah satu jenis alkohol yang bisa dibuat dengan fermentasi karbohidrat. Sementara biodiesel merupakan bahan bakar alami yang biasanya diperoleh dari lemak nabati. Keduanya sama-sama memiliki efisiensi yang rendah dalam penggunaan bahan bakunya, sehingga sampai saat ini industri hijau dalam bidang tersebut tidak berkembang dengan baik.


    Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah  Kefale Kebie Bishaw yang memiliki gelar akademik M.Sc dalam bidang Structural Engineering. Dia juga merupakan seorang dosen dan peneliti di Debre Tabor University yang terletak di kota Debre Tabor, Negara Ethiopia. Universitas STEKOM sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas tersebut beberapa kali. Kali ini kegiatan internasional yang diadakan adalah webinar internasional yang berjudul "Advantage of Green Engineering".


    Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Kefale adalah "Advantage of Green Engineering / Technology". Diawal presentasinya, Bapak Kefale menjelaskan tentang outline dari presentasinya. Adapun outline yang disampaikan oleh Bapak Kefale ada beberapa poin berikut :
    - Apa itu Rekayasa Hijau?
    - Kategori Rekayasa Hijau,
    - Faktor Pendorong Rekayasa Hijau,
    - Manfaat dan Beberapa Keterbatasan,
    - Kesimpulan dan saran.


    Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.



    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@stekom.ac.id

    Support Ratih Yuni Arman,M.Si
    628156580901
    Support Anggi Novita Sari
    6282264192319
    Support Nur Anisa N
    6285875635135
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950