Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 24
Berita
  • 08 Desember 2022
    Oleh : priyadi s. kom, m. kom 24 Views

    Menjelang akhir presentasinya, Bapak Kefale menyampaikan 3 metode dasar sekaligus ringkas tentang prinsip-prinsip dasar dalam rekayasa hijau, yaitu reduse, reuse, dan recycle. Metode 3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle merupakan salah satu cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah plastik dengan berbagai jenisnya. Penerapan sistem ini juga sangat baik untuk mengelola sampah dari berbagai jenis plastik dari yang aman hingga beracun.


    Pengelolaan sampah dengan sistem 3R mampu dilakukan oleh hampir semua orang serta tidak jarang hal-hal yang diproduksi mampu menghasilkan nilai ekonomis. Reduce, Reuse, dan Recycle merupakan konsep dan urutan langkah untuk mengelola sampah dengan baik.


    1. Reduce

    Reduce sendiri memiliki arti mengurangi sampah. Maksud dari langkah ini adalah mengurangi penggunaan produk yang nantinya berpotensi menjadi sampah.

    Langkah ini bisa dilakukan dan diterapkan untuk sampah atau produk sekali pakai, seperti kantong plastik belanja yang sudah dilarang atau semacamnya. Produk yang jadi target utama untuk reduce adalah produk berbahan plastik.

    Tahap ini juga menjadi yang pertama sekaligus prioritas karena bila pengurangan produk sampah sekali pakai, maka tidak perlu ke tahap berikutnya yaitu reuse dan recycle.

    Penggunaan barang yang sulit didaur ulang juga akan menjadi masalah baru, maka tidak heran bila reduce sangat digadang-gadang sebagai langkah awal yang tepat.

    Contoh dari penerapan langkah reduce adalah membawa botol minum atau alat makan sendiri sehingga tidak perlu menggunakan berbagai alat makan dan minum sekali pakai.


    2. Reuse

    Langkah atau tahap kedua adalah Reuse yang berarti menggunakan kembali. Tahap ini mengajak untuk menggunakan kembali produk yang sudah terpakai. Dengan menggunakannya kembali maka sampah yang timbul dari produk-produk tersebut dapat berkurang.

    Salah satu cara atau langkahnya adalah penggunaan botol bekas air minum sebagai pot tanaman kecil. Atau penggunaan kaleng biskuit hingga snack sebagai kotak penyimpanan di rumah.

    Langkah lain dari reuse adalah menggunakan botol sabun mandi atau shampoo dan mengisinya dengan membeli produk isi ulang.

    Dengan metode reuse, tentu penyebaran sampah plastik yang sudah dibeli dapat dikurangi dan dimanfaatkan kembali seperti sedia kala.


    3. Recycle

    Tahap terakhir dari konsep 3R adalah Recycle yang berarti mendaur ulang. Langkah ini paling banyak dilakukan mengingat sudah banyaknya sampah yang tersebar di berbagai lokasi seperti laut, tanah, dan udara.

    Produk bekas atau daur ulang sendiri sebenarnya lebih fleksibel, bahkan kerap memiliki nilai ekonomis. Pemanfaatan sampah yang tidak terpakai hingga memiliki nilai tanpa mencemari lingkungan mampu mengurangi penyebaran sampah plastik secara drastis.

    Adapun produk yang didaur ulang memiliki desain yang unik dan sangat berbeda dengan jenis produk baru, bahkan beberapa pihak membuat aksesoris dari alat daur ulang yang dapat bermanfaat untuk mendongkrak ekonomi lingkungan sekitar. Tanggung jawab dalam melakukan konsep 3R juga bisa dilakukan oleh pihak perusahaan ataupun rumah tangga.


    Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah  Kefale Kebie Bishaw yang memiliki gelar akademik M.Sc dalam bidang Structural Engineering. Dia juga merupakan seorang dosen dan peneliti di Debre Tabor University yang terletak di kota Debre Tabor, Negara Ethiopia. Universitas STEKOM sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas tersebut beberapa kali. Kali ini kegiatan internasional yang diadakan adalah webinar internasional yang berjudul "Advantage of Green Engineering".


    Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Kefale adalah "Advantage of Green Engineering / Technology". Diawal presentasinya, Bapak Kefale menjelaskan tentang outline dari presentasinya. Adapun outline yang disampaikan oleh Bapak Kefale ada beberapa poin berikut :
    - Apa itu Rekayasa Hijau?
    - Kategori Rekayasa Hijau,
    - Faktor Pendorong Rekayasa Hijau,
    - Manfaat dan Beberapa Keterbatasan,
    - Kesimpulan dan saran.


    Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.



    Hello!

    Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@stekom.ac.id

    Support Ratih Yuni Arman,M.Si
    628156580901
    Support Anggi Novita Sari
    6282264192319
    Support Nur Anisa N
    6285875635135
    Hello! Ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Hubungi kami ? 950