Kolaborasi :+62 888-888-6666
Stekom Logo
International Webinar 2022 -  Get to know the beauty of diverse culture between countries – Part 12

International Webinar 2022 - Get to know the beauty of diverse culture between countries – Part 12

Webinar International

Kembali ke Berita
Webinar International
Kamis, 26 Januari 2023
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat

Akademisi dari Ethiopia menjelaskan tentang Ethiopia sebagai negara kuno. Dalam penjelasannya, Ethiopia adalah negara kuno yang terletak di tanduk Afrika, terdiri dari lebih dari 80 negara dengan praktik budaya tak berwujud yang beragam dan merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia dan satu-satunya negara di Afrika yang memiliki bahasa tulisannya sendiri, dengan bahasanya sendiri, serta kalender uniknya sendiri.


Ethiopia merupakan negara di Tanduk Afrika. Negara ini terletak sepenuhnya di garis lintang tropis dan relatif padat, dengan dimensi utara-selatan dan timur-barat yang serupa. Ibukotanya adalah Addis Ababa (“Bunga Baru”), yang terletak hampir di tengah negara. Ethiopia adalah negara terbesar dan terpadat di Tanduk Afrika. Dengan pemisahan Eritrea tahun 1993, bekas provinsinya di sepanjang Laut Merah, Ethiopia menjadi terkurung daratan.


Ethiopia adalah salah satu negara tertua di dunia, luas wilayahnya bervariasi selama ribuan tahun keberadaannya. Pada zaman kuno tetap berpusat di Aksum, ibu kota kekaisaran yang terletak di bagian utara negara modern, sekitar 100 mil (160 km) dari pantai Laut Merah. Wilayah saat ini dikonsolidasikan selama abad ke-19 dan ke-20 ketika kekuatan Eropa merambah ke dalam domain sejarah Ethiopia. Ethiopia menjadi menonjol dalam urusan dunia modern pertama kali pada tahun 1896, ketika mengalahkan Italia kolonial dalam Pertempuran Adwa, dan sekali lagi pada tahun 1935–36, ketika diserang dan diduduki oleh fasis Italia. Pembebasan selama Perang Dunia II oleh kekuatan Sekutu mengatur panggung bagi Ethiopia untuk memainkan peran yang lebih menonjol dalam urusan dunia. Ethiopia adalah salah satu negara merdeka pertama yang menandatangani Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan memberikan dukungan moral dan material untuk dekolonisasi Afrika dan pertumbuhan kerjasama Pan-Afrika. Upaya ini memuncak dalam pembentukan Organisasi Persatuan Afrika (sejak 2002, Uni Afrika) dan Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika, keduanya berkantor pusat di Addis Ababa.


Ada banyak temuan fosil penting lainnya di negara ini. Alat-alat batu di Gona ditemukan pada tahun 1992 yang berusia 2,52 juta tahun, alat-alat tertua yang ditemukan di dunia. Pada tahun 2010 fosil tulang hewan, yang berusia 3,4 juta tahun, ditemukan dengan bekas alat batu di Lembah Awash Bawah oleh tim internasional, dipimpin oleh Shannon McPherron, yang merupakan bukti tertua penggunaan alat batu yang pernah ditemukan. di manapun di dunia ini. Pada tahun 2004 fosil yang ditemukan di dekat sungai Omo di Kibbish oleh Richard Leakey pada tahun 1967 berusia 195.000 tahun, tanggal tertua di Afrika Timur untuk Homo sapiens modern. Homo sapiens idaltu, ditemukan di Awash Tengah di Ethiopia pada tahun 1997, hidup sekitar 160.000 tahun yang lalu.


Beberapa bukti paling awal yang diketahui tentang senjata proyektil berujung batu awal (alat khas Homo sapiens), ujung batu lembing atau tombak lempar, ditemukan pada tahun 2013 di situs Gademotta, dan berasal dari sekitar 279.000 tahun yang lalu. Pada tahun 2019, bukti lebih lanjut dari senjata proyektil kompleks Zaman Batu Tengah ditemukan di Aduma, juga di Ethiopia, bertanggal 100.000-80.000 tahun yang lalu, dalam bentuk titik-titik yang dianggap kemungkinan milik anak panah yang dikirim oleh pelempar tombak.


Materi diatas disampaikan oleh presentator dari Ethiopia dalam webinar internasional yang diadakan Universitas STEKOM bekerjasama dengan Universitas dari Mexico, Ukraina, Ethiopia dan berbagai pihak lainnya. Nama presentator tersebut adalah Getachew Gashaw yang merupakan seorang akademisi di negara tersebut.


Kegiatan webinar internasional tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.