Kolaborasi :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Webinar internasional 2022 – Implementasi budaya lokal pada teknologi modern part 4.

Webinar internasional 2022 – Implementasi budaya lokal pada teknologi modern part 4.

Webinar International

Kembali ke Berita
Webinar International
Senin, 21 November 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat

Pada webinar internasional yang diadakan UNIVERSITAS STEKOM pada tanggal 18 agustus 2022, seorang akademisi dari Amerika memberikan presentasi tentang "teknologi dalam pariwisata gastronomi". Nama akademisi tersebut adalah Elva Saldana Alvarez. Melanjutkan artikel sebelumnya, Ibu Elva kemudian menjelaskan tentang tour virtual dan augmented reality mexico city. Augmented reality sebagian besar identik dengan mixed reality. Ada juga tumpang tindih dalam terminologi dengan extended reality dan realitas yang dimediasi komputer.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.


Augmented reality (AR) adalah pengalaman interaktif yang menggabungkan dunia nyata dan konten yang dihasilkan komputer. Konten tersebut dapat menjangkau berbagai modalitas sensorik, termasuk visual, auditori, haptik, somatosensori, dan penciuman. AR dapat didefinisikan sebagai sistem yang menggabungkan tiga fitur dasar: kombinasi dunia nyata dan virtual, interaksi waktu nyata, dan registrasi 3D yang akurat dari objek virtual dan nyata. Informasi sensorik yang dilapis dapat bersifat konstruktif (yaitu menambah lingkungan alam), atau merusak (yaitu menutupi lingkungan alam). Pengalaman ini terjalin mulus dengan dunia fisik sehingga dianggap sebagai aspek imersif dari lingkungan nyata. Dengan cara ini, augmented reality mengubah persepsi seseorang tentang lingkungan dunia nyata, sedangkan realitas virtual sepenuhnya menggantikan lingkungan dunia nyata pengguna dengan yang disimulasikan.


Nilai utama augmented reality adalah cara di mana komponen dunia digital berbaur ke dalam persepsi seseorang tentang dunia nyata, bukan sebagai tampilan data yang sederhana, tetapi melalui integrasi sensasi imersif, yang dianggap sebagai bagian alami dari suatu lingkungan. Sistem AR fungsional paling awal yang memberikan pengalaman realitas campuran imersif bagi pengguna ditemukan pada awal 1990-an, dimulai dengan sistem Perlengkapan Virtual yang dikembangkan di Laboratorium Armstrong Angkatan Udara A.S. pada tahun 1992. Pengalaman augmented reality komersial pertama kali diperkenalkan di bisnis hiburan dan game. Selanjutnya, aplikasi augmented reality telah menjangkau industri komersial seperti pendidikan, komunikasi, kedokteran, dan hiburan. Dalam pendidikan, konten dapat diakses dengan memindai atau melihat gambar dengan perangkat seluler atau dengan menggunakan teknik AR tanpa penanda.


Augmented reality digunakan untuk meningkatkan lingkungan atau situasi alami dan menawarkan pengalaman yang diperkaya secara perseptual. Dengan bantuan teknologi AR canggih (misalnya menambahkan computer vision, memasukkan kamera AR ke dalam aplikasi smartphone dan pengenalan objek) informasi tentang dunia nyata pengguna menjadi interaktif dan dimanipulasi secara digital. Informasi tentang lingkungan dan objeknya terhampar di dunia nyata. Informasi ini bisa virtual. Augmented Reality adalah setiap pengalaman yang artifisial dan menambah realitas yang sudah ada atau nyata, misalnya melihat informasi nyata atau terukur lainnya seperti gelombang radio elektromagnetik yang dihamparkan dalam keselarasan yang tepat dengan tempat mereka sebenarnya berada di ruang angkasa. Augmented reality juga memiliki banyak potensi dalam mengumpulkan dan berbagi pengetahuan diam-diam. Teknik augmentasi biasanya dilakukan secara real time dan dalam konteks semantik dengan elemen lingkungan. Informasi perseptual imersif terkadang digabungkan dengan informasi tambahan seperti skor melalui umpan video langsung dari acara olahraga. Ini menggabungkan manfaat dari teknologi augmented reality dan teknologi head up display (HUD).


Dalam realitas virtual (VR), persepsi pengguna tentang realitas sepenuhnya didasarkan pada informasi virtual. Dalam augmented reality (AR), pengguna diberikan informasi tambahan yang dihasilkan komputer dalam data yang dikumpulkan dari kehidupan nyata yang meningkatkan persepsi mereka tentang realitas. Misalnya, dalam arsitektur, VR dapat digunakan untuk membuat simulasi walk-through bagian dalam gedung baru; dan AR dapat digunakan untuk menunjukkan struktur dan sistem bangunan yang sangat dipaksakan pada tampilan kehidupan nyata. Contoh lain adalah melalui penggunaan aplikasi utilitas. Beberapa aplikasi AR, seperti Augment, memungkinkan pengguna untuk menerapkan objek digital ke dalam lingkungan nyata, memungkinkan bisnis menggunakan perangkat augmented reality sebagai cara untuk melihat pratinjau produk mereka di dunia nyata. Demikian pula, itu juga dapat digunakan untuk mendemonstrasikan seperti apa produk di lingkungan bagi pelanggan, seperti yang ditunjukkan oleh perusahaan seperti Mountain Equipment Co-op atau Lowe's yang menggunakan augmented reality untuk memungkinkan pelanggan melihat pratinjau seperti apa produk mereka di rumah. melalui penggunaan model 3D.


Augmented reality (AR) berbeda dengan virtual reality (VR) dalam arti bahwa di AR bagian dari lingkungan sekitar adalah 'nyata' dan hanya menambahkan lapisan objek virtual ke lingkungan nyata. Di sisi lain, di VR lingkungan sekitarnya benar-benar virtual dan dibuat oleh komputer. Demonstrasi tentang bagaimana AR melapisi objek ke dunia nyata dapat dilihat dengan game augmented reality. WallaMe adalah aplikasi game augmented reality yang memungkinkan pengguna menyembunyikan pesan di lingkungan nyata, memanfaatkan teknologi geolokasi untuk memungkinkan pengguna menyembunyikan pesan di mana pun mereka inginkan di dunia. Aplikasi semacam itu memiliki banyak kegunaan di dunia, termasuk dalam aktivisme dan ekspresi artistik.


Layanan tour virtual dan augmented reality sudah tersedia tentang mexico city. Para turis dalam berkeliling secara virtual ke spot-spot menarik di meksiko. Banyak hal-hal menarik yang ada di Mexico City yang dapat dikunjungi melalui kunjungan virtual tersebut.