Kolaborasi :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Webinar Internasional - Industrial Analytics Driving Digital Information – part 13

Webinar Internasional - Industrial Analytics Driving Digital Information – part 13

Webinar International

Kembali ke Berita
Webinar International
Kamis, 3 Agustus 2023
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat

Karena industri manufaktur menghadapi tantangan yang membayangi dengan sebagian besar tenaga kerja terampilnya akan pensiun pada tahun 2030, teknologi inovatif melangkah untuk menjembatani kesenjangan keterampilan yang akan datang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Deloitte, sekitar 22% pekerja manufaktur terampil diperkirakan akan pensiun dalam dekade berikutnya. Kekurangan bakat yang akan datang ini menghadirkan tantangan yang mendesak bagi Produsen Peralatan Asli (OEM), menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan tenaga kerja. Dalam skenario ini, Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) muncul sebagai alat yang ampuh untuk membekali generasi pekerja berikutnya dengan keterampilan yang diperlukan.



Teknologi AR dan VR telah mengambil langkah signifikan dalam beberapa tahun terakhir, menemukan aplikasi di berbagai industri. Di bidang manufaktur, mereka menawarkan solusi transformatif untuk tantangan yang ditimbulkan oleh tenaga kerja yang pensiun. Salah satu aplikasi yang luar biasa adalah dalam memberikan pengalaman dan pelatihan virtual untuk fitur internal kendaraan dan peralatan. Inovasi ini sangat bermanfaat bagi pekerja yang memiliki pengetahuan atau keahlian sebelumnya yang terbatas.



Di antara produk perintis di ranah ini adalah Microsoft HoloLens, yang mewakili puncak kacamata pintar bertenaga AR. Perangkat ini menawarkan instruksi yang dipandu sendiri dan panduan di tempat kerja, memungkinkan pekerja untuk dengan cepat memahami tugas yang rumit. Teknologi ini melapisi informasi digital ke lingkungan dunia nyata, menciptakan pengalaman pelatihan yang interaktif dan imersif. Misalnya, seorang pekerja yang ditugasi dengan proses perakitan yang rumit dapat memakai HoloLens dan menerima instruksi visual langkah demi langkah, mengurangi kurva pembelajaran dan meminimalkan risiko kesalahan.



Beberapa kasus penggunaan yang menarik menyoroti potensi AR/VR dalam mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh kesenjangan keahlian di bidang manufaktur:

- Bantuan Virtual Cukup Jelas: Teknologi AR/VR memberi pekerja bantuan virtual, cukup jelas, mengurangi ketergantungan pada personel yang berpengalaman. Karyawan baru dapat mengakses instruksi dan informasi visual yang mendetail, memungkinkan mereka untuk memahami proses yang rumit secara efisien.
- Mengurangi Waktu Pelatihan dan Meningkatkan Produktivitas: Metode pelatihan tradisional seringkali memerlukan investasi waktu yang substansial. AR/VR merampingkan proses ini dengan menawarkan modul pelatihan yang interaktif dan menarik. Ini tidak hanya mengurangi waktu pelatihan tetapi juga meningkatkan produktivitas pekerja karena mereka memperoleh pengalaman langsung melalui skenario simulasi.
- Kolaborasi Jarak Jauh dan Dukungan Teknis: AR/VR memfasilitasi kolaborasi jarak jauh dengan memungkinkan para ahli memberikan panduan dan dukungan waktu nyata kepada pekerja di lokasi berbeda. Kemampuan ini sangat berharga dalam skenario di mana bantuan langsung di tempat tidak memungkinkan.
- Pemeliharaan dan Pemecahan Masalah: Teknologi ini memberdayakan pekerja untuk melakukan tugas pemeliharaan dan memecahkan masalah secara efektif. Dengan melapiskan anotasi digital ke peralatan fisik, AR/VR memandu teknisi melalui prosedur perbaikan yang rumit, meminimalkan waktu henti.



Kesimpulannya, teknologi AR/VR sangat menjanjikan dalam merevolusi pelatihan tenaga kerja di sektor manufaktur. Karena sebagian besar pekerja manufaktur terampil mendekati masa pensiun, teknologi ini menawarkan solusi berwawasan ke depan untuk mengatasi kesenjangan keterampilan yang akan datang. Microsoft HoloLens dan inovasi serupa memberikan gambaran sekilas tentang masa depan pelatihan, di mana pengalaman virtual dan panduan interaktif menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Dengan mengurangi waktu pelatihan, meningkatkan produktivitas, memungkinkan kolaborasi jarak jauh, dan menyederhanakan prosedur pemeliharaan, AR/VR berkontribusi pada tenaga kerja yang lebih gesit, terampil, dan kompetitif yang siap menghadapi tantangan lanskap manufaktur masa depan.



Materi di atas disampaikan oleh seorang presenter dari Ukraina dalam webinar internasional yang diselenggarakan oleh STEKOM University bekerja sama dengan Kuala Lumpur University dari Malaysia dan Ukraina. Nama presenternya adalah Omelianenko Vitalii. Dia adalah Doktor Ekonomi serta Associate Professor dan kepala pusat proyek teknologi di Summy Makarenko State University. Webinar internasional dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2023 yang dipandu oleh Ibu Novita. Media yang digunakan dalam seminar internasional ini adalah zoom dan disiarkan langsung ke Youtube. Acara berjalan dengan sangat baik dan cukup meriah ditandai dengan banyaknya peserta yang mengikuti dan banyaknya pertanyaan yang diajukan setelah pemateri selesai menyampaikan presentasinya.


Kegiatan webinar internasional ini merupakan bagian dari implementasi komitmen STEKOM University untuk meningkatkan berbagai kegiatan internasional. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan visi menjadi universitas berkelas internasional. Berbagai kegiatan internasional yang dilakukan Universitas STEKOM terus berlanjut dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan diakomodir secara internasional dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.