Rencana Aksi Ekonomi Sirkular baru dikembangkan oleh Komisi Eropa meliputi : 1. PERKENALAN; 2. Kerangka Kebijakan Produk Berkelanjutan; 2.1. Merancang produk yang berkelanjutan; 2.2. Memberdayakan konsumen dan pembeli publik; 2.3. Cirularitas dalam proses produksi; 3. Rantai Nilai Produk Utama; 3.1. Elektronika dan TIK; 3.2. Baterai dan kendaraan; 33. Pengemasan; 3.4. Plastik; 3.5.Tekstil; 3.6. Konstruksi dan bangunan; 3.7. Makanan, air dan nutrisi; 4. SEDIKIT LIMBAH, LEBIH BANYAK NILAI; 4.1. Peningkatan kebijakan limbah untuk mendukung pencegahan dan sirkularitas limbah; 4.2. Meningkatkan sirkularitas di lingkungan yang bebas racun; 43. Menciptakan pasar UE yang berfungsi dengan baik untuk bahan baku sekunder; 44. Mengatasi ekspor limbah dari UE; 5. Membuat sirkularitas berfungsi untuk orang, wilayah, dan kota; 6. TINDAKAN LINTAS; 6.1. Sirkularitas sebagai prasyarat untuk netralitas iklim; 6.2. Memperbaiki ekonomi dengan benar; 6.3. Mendorong transisi melalui penelitian, inovasi, dan digitalisasi; 7. Memimpin upaya di tingkat global; 8. Memantau kemajuan; 9. Kesimpulan. Perencanaan tersebut terlihat banyak penekananya pada efisiensi sumber daya dan keramahan terhadap lingkungan.
Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah Veleriia lymar yang berasal dari Ukraina. Dia merupakan seorang Doktor dibidang ilmu ekonomi. Jabatan fungsional akademisnya adalah Associate professor. Di kampusnya, Bapak Veleriia menjabat sebagai Acting head of international relations and foreign policy department. Adapun kampus tempat domisilinya adalah ‘Vasyl’ Stus Donetsk National University, Ukraina.
Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Veleriia adalah "Analyzing a New Circular Economy Action Plan". Diawal presentasinya, Bapak Veleriia menjelaskan tentang rencana aksi ekonomi sirkular baru yang dikembangkan oleh komisi Eropa. Komisi Eropa mengadopsi rencana aksi ekonomi sirkular baru (CEAP) pada Maret 2020. Ini adalah salah satu blok bangunan utama dari Kesepakatan Hijau Eropa, agenda baru Eropa untuk pertumbuhan berkelanjutan. Transisi UE ke ekonomi sirkular akan mengurangi tekanan pada sumber daya alam dan akan menciptakan pertumbuhan dan lapangan kerja yang berkelanjutan. Ini juga merupakan prasyarat untuk mencapai target netralitas iklim UE tahun 2050 dan untuk menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati.
Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.
Rencana aksi baru komisi Eropa mengumumkan inisiatif di sepanjang siklus hidup produk. Ini menargetkan bagaimana produk dirancang, mempromosikan proses ekonomi sirkular, mendorong konsumsi berkelanjutan, dan bertujuan untuk memastikan bahwa limbah dicegah dan sumber daya yang digunakan disimpan dalam ekonomi UE selama mungkin. Ini memperkenalkan langkah-langkah legislatif dan non-legislatif yang menargetkan area di mana tindakan di tingkat UE membawa nilai tambah yang nyata.
Langkah-langkah yang akan diperkenalkan di bawah rencana aksi baru tersebut bertujuan untuk : menjadikan produk berkelanjutan sebagai norma di UE; memberdayakan konsumen dan pembeli publik; fokus pada sektor yang menggunakan sebagian besar sumber daya dan di mana potensi sirkularitasnya tinggi seperti: elektronik dan TIK, baterai dan kendaraan, pengemasan, plastik, tekstil, konstruksi dan bangunan, makanan, air, dan nutrisi; memastikan lebih sedikit limbah; membuat sirkularitas berfungsi untuk orang, wilayah, dan kota; memimpin upaya global dalam ekonomi sirkular.

Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 1
Webinar International
Kembali ke Berita
Webinar International
Selasa, 29 November 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat