Kolaborasi :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 10

Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 10

Webinar International

Kembali ke Berita
Webinar International
Minggu, 4 Desember 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat

Ada bebeerapa Kategori Rekayasa Hijau yang perlu diperhatikan oleh para insinyur.  Dalam adopsi dan pemanfaatan Rekayasa hijau, para insinyur menggunakan proses-proses berikut :
- Pengurangan Sampah
- Manajemen Material
- Pencegahan Polusi
- Peningkatan Produk

Pengurangan limbah (atau pencegahan) adalah pendekatan yang lebih disukai untuk pengelolaan limbah karena limbah yang tidak pernah tercipta tidak memerlukan biaya pengelolaan limbah. Contoh pengurangan limbah adalah mengurangi kemasan yang tidak perlu dari produk dan produk manufaktur. Jika kemasan berlebih ini dapat dihindari, tidak ada yang perlu khawatir dengan biaya dan upaya untuk mengumpulkan kelebihan kemasan, memisahkannya untuk didaur ulang, memecahnya, mengangkutnya ke pabrik, dan kemudian mengintegrasikan kembali ke proses daur ulang pabrik.


Pengurangan limbah juga membantu melestarikan sumber daya untuk generasi mendatang dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih. Dengan limbah yang lebih sedikit, pabrik juga bisa meningkatkan keuntungan karena tidak memerlukan biaya tambahan untuk menangani limbah.


Material Management System adalah pengelolaan data / info Product / Material / Service yang ada, dikelola, serta terlibat secara langsung di dalam seluruh transaksi dan sistem operasional perusahaan. Dengan demikian memungkinkan perusahaan untuk mengelola struktur dan jenis material yang diperlukan dan digunakan dalam operasional perusahaan, baik data-data umum, hingga hal-hal terkait ketersediaan, struktur harga, daftar vendor dan system costing dari setiap material tersebut. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen material :

Manajemen material memerlukan penemuan material yang lebih baik dan lebih aman untuk beragam tujuan teknik, khususnya dalam desain dan manufaktur produk.

Insinyur dapat mengidentifikasi bahan baru dan lebih aman atau menemukan opsi untuk diintegrasikan ke dalam rencana mereka dan menemukan metode produksi yang lebih baik dan lebih efisien.

*Hal ini dapat dicapai melalui

 - Menggunakan sumber terbarukan yang telah dikelola dan dipanen secara berkelanjutan
 - Daur ulang produk


Contoh pemanfaatan sumberdaya terbarukan adalah pemanenan air hujan. Pemakaian air yang tidak terkontrol akan mengancam keberlanjutan air, sehingga perlu dilakukan konservasi air. Salah satu metode konservasi air dalam rumah tangga adalah memanen air hujan, yaitu mengumpulkan, menampung dan menyimpan air hujan.


Memanen air hujan merupakan alternative sumber air yang sudah dipraktekkan selama berabad-abad di berbagai negara yang sering mengalami kekurangan air. Air hujan yang dipanen dapat digunakan untuk multi tujuan seperti menyiram tanaman, mencuci, mandi dan bahkan dapat digunakan untuk memasak jika kualitas air tersebut memenuhi standar kesehatan.


Contoh pemanfaatan sumberdaya terbarukan lainnya adalah penerapan passive solar system in building. Desain surya pasif memanfaatkan lokasi bangunan, iklim, dan material untuk meminimalkan penggunaan energi. Rumah surya pasif yang dirancang dengan baik pertama-tama akan mengurangi beban pemanasan dan pendinginan melalui strategi efisiensi energi lalu memenuhi pengurangan beban tersebut secara keseluruhan atau sebagian dengan energi matahari. Karena beban pemanas yang kecil di rumah modern, sangat penting untuk menghindari kaca yang menghadap ke selatan yang terlalu besar dan memastikan bahwa kaca yang menghadap ke selatan memiliki naungan yang tepat untuk mencegah panas berlebih dan peningkatan beban pendinginan di musim semi dan musim gugur.


Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah  Kefale Kebie Bishaw yang memiliki gelar akademik M.Sc dalam bidang Structural Engineering. Dia juga merupakan seorang dosen dan peneliti di Debre Tabor University yang terletak di kota Debre Tabor, Negara Ethiopia. Universitas STEKOM sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas tersebut beberapa kali. Kali ini kegiatan internasional yang diadakan adalah webinar internasional yang berjudul "Advantage of Green Engineering".


Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Kefale adalah "Advantage of Green Engineering / Technology". Diawal presentasinya, Bapak Kefale menjelaskan tentang outline dari presentasinya. Adapun outline yang disampaikan oleh Bapak Kefale ada beberapa poin berikut :
- Apa itu Rekayasa Hijau?
- Kategori Rekayasa Hijau,
- Faktor Pendorong Rekayasa Hijau,
- Manfaat dan Beberapa Keterbatasan,
- Kesimpulan dan saran.


Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.