Teknologi hijau, teknologi ramah lingkungan dikembangkan dan digunakan dengan cara melindungi lingkungan dan melestarikan alam. Terlepas dari cabang energi terbarukan dari gerakan teknologi lingkungan, pentingnya teknologi hijau tidak dapat diabaikan. Kita telah sampai pada suatu titik, di mana kita perlu berhenti sejenak dan merenungkan semakin pentingnya teknologi hijau dan mengapa itu penting bagi umat manusia.
Empat pilar keberlanjutan teknologi hijau adalah Manusia, Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan. Itulah 4 area berbeda di mana keberlanjutan perlu dicapai untuk memiliki pembangunan berkelanjutan, oleh karena itu diidentifikasi sebagai empat pilar keberlanjutan.
Pembangunan berkelanjutan adalah sweet spot di mana kebutuhan manusia, sosial, lingkungan, dan ekonomi dapat dipenuhi sekaligus tanpa mengabaikan satu sama lain. Sebagai contoh, sebuah bisnis dikatakan berkelanjutan ketika:
- Menguntungkan dan berkembang.
- Peduli terhadap karyawannya dengan membayar gaji yang wajar, menawarkan tunjangan dan pendidikan.
- Peduli terhadap komunitas lokal dan masyarakat luas dengan mendukung badan amal lokal.
Menghormati lingkungan berkat desain produk yang berkelanjutan dan teknologi hijau
Ini karena pembangunan berkelanjutan berada di persimpangan jenis keberlanjutan manusia, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sekarang mari kita telusuri lebih detail berbagai jenis pilar pembangunan berkelanjutan.
Empat pilar pembangunan berkelanjutan adalah Manusia, Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan dan keempat bidang tersebut harus memiliki keseimbangan yang tepat untuk mencapai keberlanjutan. Artinya, seperti yang ditunjukkan dalam banyak contoh pembangunan berkelanjutan, jika sebuah perusahaan hanya berfokus pada keuntungan (sisi ekonomi), itu tidak berkelanjutan karena lingkungan, masyarakat, dan orang-orang cepat atau lambat akan menunjukkan tagihannya.
Keberlanjutan manusia berfokus pada memelihara dan mengembangkan komponen manusia dari suatu organisasi dan masyarakat pada umumnya. Contoh keberlanjutan manusia mencakup hal-hal seperti akses ke makanan, air, perawatan kesehatan, pendidikan, keadilan, kondisi kerja yang adil, pengembangan keterampilan, dan menghormati hak asasi manusia secara umum.
Di antara keempat prinsip tersebut, pilar sosial keberlanjutan berfokus pada perdamaian, peningkatan hubungan sosial, inklusivitas, dan kesetaraan. Melestarikan budaya daerah (keberlanjutan budaya), dan mempromosikan kejujuran, dan timbal balik dalam masyarakat setempat adalah beberapa faktor mendasar yang berkontribusi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) sosial PBB.
Menambah nilai ekonomi juga merupakan indikasi tidak langsung bahwa perusahaan memberikan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai bagi masyarakat. Ini adalah dasar dari pasar bebas: jika produk Anda tidak berguna atau sudah terlalu banyak tersedia di pasar, Anda hampir tidak akan mendapat untung darinya.
Kelestarian lingkungan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dan keberlanjutan jangka panjang dengan melestarikan lingkungan dan penggunaan sumber daya alam yang lebih rasional. Keberlanjutan ekologis adalah yang terakhir dari empat pilar keberlanjutan dan mempromosikan model bisnis yang tidak merugikan lingkungan dan masyarakat, sementara pada saat yang sama mencapai pertumbuhan ekonomi.
Presentator yang menyampaikan materi tersebut adalah Bapak Wibi Ardi Alvianto. Bapak wibi adalah dosen universitas STEKOM pada program studi Desain Grafis. Judul materi yang disampaikan adalah "The adavantage and disadvantage green engineering". Sebagai salah satu pilihan dalam rekayasa teknologi, tentu jenis rekayasa ini memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Dengan memahami dua isu tersebut nantinya kita bisa memutuskan dan mengantisipasi dengan tepat jika nantinya memutuskan untuk menggunakan rekayasa hijau dalam proyeknya.
Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.

Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 27
Webinar International
Kembali ke Berita
Webinar International
Minggu, 11 Desember 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Dilihat