Collaborate With Us :+62 888-888-6666
Stekom Logo
International Webinar 2022 -  Get to know the beauty of diverse culture between countries – Part 15

International Webinar 2022 - Get to know the beauty of diverse culture between countries – Part 15

Webinar International

Back to News
Webinar International
Sunday, January 29, 2023
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views

Akademisi Indonesia menjelaskan tentang tradisi perayaan hari kemerdekaan Indonesia dalam webinar internasional. Hari Kemerdekaan Indonesia (dalam bahasa Indonesia secara resmi dikenal sebagai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia disingkat "HUT RI", atau hanya Hari Kemerdekaan, dan bahasa sehari-hari disebut oleh orang-orang sebagai Tujuhbelasan, yang berarti "Tujuh Belas") adalah hari libur nasional di Indonesia. memperingati hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.


Upacara dan perayaan diadakan di seluruh negeri untuk merayakan hari nasional ini, termasuk upacara pengibaran bendera yang dilakukan secara nasional dan di instalasi diplomatik Indonesia di luar negeri, kompetisi masyarakat setempat, dengan parade patriotik dan budaya.


Perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh tiap tanggal 17 Agustus rupanya  tak hanya diperingati dengan upacara bendera, namun juga berbagai kegiatan seru seperti perlombaan. Selain perlombaan yang umum, beberapa daerah di Indonesia juga punya lomba-lomba unik yang menjadi ciri khas daerah masing-masing, seperti lomba pacu kuda, lomba obor estafet, lomba sampan, dan lomba dayung.


Misalnya di Palembang, Warga Palembang, Sumatera Selatan, memiliki tradisi yang cukup unik bernama Telok Abang. Tradisi mainan telok abang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan selalu ada saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Telok artinya telur dan abang berarti merah. Jadi, telok abang adalah telur ayam atau telur bebek rebus yang berwarna merah dan ditancapkan pada miniatur perahu, pesawat terbang, mobil-mobilan, dan becak yang terbuat dari jenis kayu gabus.


Tradisi perayaan kemerdekaan di Banjarmasin juga unik. Kota Banjarmasin memang terkenal dengan sungai dan sampan yang menjadi transportasi masyarakatnya. Tak heran bila tradisi mendayung dijadikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI setiap tahunnya. Lomba ini diikuti oleh para peserta dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk berlomba mendayung sejauh 500 meter. Acara yang diselenggarakan di Sungai Martapura ini memperebutkan piala bergilir Gubernur.


Ada juga tradisi Unik yang ada di Semarang. Di Semarang, ada lomba lari malam hari sambil membawa obor. Lomba ini bisa diikuti siapa saja, baik laki-laki, perempuan, anak-anak maupun orang dewasa. Filosofi dari tradisi ini adalah obor yang dipercaya sebagai simbol semangat yang berapi-api dari para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Serunya lagi, warga semarang merayakan ini di malam hari dan tentunya menjadi ajang tontonan warga yang juga semangat mendukung para pelari.


Sedankan di Aceh ada tradisi perlombaan pacuan kuda saat perayaan hari kemerdekaan Indonesia. Pacu kuda atau pacu kude dalam bahasa Gayo sebenarnya telah menjadi hiburan rakyat jauh sebelum Belanda datang. Mengacu pada buku Pesona Tano Gayo karya AR Hakim Aman Pinan, dikutip Kompas, pacu kude biasanya digelar setelah musim panen atau sekitar Agustus. Sebenarnya masih banyak lagi berbagai tradisi yang berbeda di tiap daerah pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia.


Materi diatas disampaikan oleh presentator dari Indonesia dalam webinar internasional yang diadakan Universitas STEKOM bekerjasama dengan Universitas dari Mexico, Ukraina, Ethiopia dan berbagai pihak lainnya. Nama presentator tersebut adalah Ahmad Zaenuri, M.Si yang merupakan seorang dosen sekaligus ketua program studi kewirausahaan di Universitas STEKOM. Judul presentasi yang dia sampaikan adalah "Introduce the culture, culinary, tourist attractions Of Indonesia As A Nation’s  Economic asset".


Kegiatan webinar internasional tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.