Collaborate With Us :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Kuliah tamu 2022 feri dosen Universitas Bisnis dan Teknologi Georgia, bagaimana membangun kepercayaan pada platform digital part 5

Kuliah tamu 2022 feri dosen Universitas Bisnis dan Teknologi Georgia, bagaimana membangun kepercayaan pada platform digital part 5

Webinar International

Back to News
Webinar International
Wednesday, November 16, 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views

Penjelasan Bapak Tsotne tentang evolusi kepercayaan manusia pada kuliah tamu 07 Juni 2022 di Universitas STEKOM cukup panjang. Penjelasannya dimulai dari sistem kepercayaan masa lalu yang diyakini oleh suku-suku tradisional atau yang diyakini secara individu. Kemudian sistem kepercayaan itu berkembang terus dari yang bersifat lokal, institusional, hingga sistem kepercayaan terdistribusi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Intenasional Universitas STEKOM.


Dalam kuliah tamu tersebut Bapak Tsotne menyampaikan materi perkuliahan tentang bagaimana membangun kepercayaan pada platform digital. Diawal perkenalannya Bapak Tsotne menyampaikan bahwa namanya cukup aneh bagi orang di luar Georgia, karena ejaanya cukup suli diucapkan. Dia juga menampilkan visual perkiraan jarak antara kota Semarang sampai ke Georgia yang jaraknya berkisar 8.500-an kilometer. Sebagai ramah tamah, Bapak Tsotne juga memberikan pertanyaa ringan kepada peserta. Apakah Georgia itu termasuk Eropa atau bukan? Tanya Tsotne. Dalam penjelasannya, Georgia kadang disebutkan ada di wilayah Eropa, kadang disebutkan ada di wilayah Asia, Atau kadang disebutkan ada di wilayah kaukasus.


Organisasi yang dipercaya secara lokal adalah organisasi yang dipilih oleh kemitraan Lokal Besar Anda untuk mengelola dan bertanggung jawab atas distribusi pendanaan Anda, dan/atau memberikan aktivitas atau layanan atas nama kemitraan Lokal Besar. Kemitraan Lokal Besar Anda memandu arah keseluruhan Lokal Besar di wilayah Anda dan membuat keputusan tentang bagaimana pendanaan Lokal Besar Anda akan digunakan. Anda mungkin bekerja dengan lebih dari satu organisasi yang dipercaya secara lokal. Ini akan tergantung pada rencana Lokal Besar Anda dan keterampilan serta sumber daya yang Anda butuhkan. Kepercayaan lokal ini penting untuk menjadi dasar organisasi yang tumbuh dari lingkungan yang kecil.


Kepercayaan institusional adalah hubungan yang dinamis antara individu dan institusi. Ini adalah bentuk/sub-jenis kepercayaan dan dibedakan berdasarkan besarnya potensi pengaruhnya. Hubungan tersebut dapat dianalisis melalui teknik yang dikembangkan untuk analisis ikatan antarpribadi. Bentuk hubungan tersebut dapat bersifat eksplisit (atau implisit) dan internal (atau eksternal) bagi suatu institusi baik dalam persepsi maupun realitas. Disposisi hubungan dapat dikualifikasikan sebagai positif, netral atau negatif. Kekuatan hubungan diukur melalui persentase relatif dari 0% (lemah) hingga 100 persen (kuat) dan tingkat keterpisahan (misalnya, 1 derajat keterpisahan berarti hubungan kepercayaan bersifat langsung, lihat Enam derajat keterpisahan). Karakteristik hubungan dapat berubah selama periode waktu yang bervariasi (dari seketika menjadi lambat). Kepercayaan institusional sering diekspresikan melalui pertimbangan nilai. Ini memiliki implikasi besar dalam semua bidang studi, terutama dinamika kekuasaan, termasuk (namun tidak terbatas pada) bentuk kekuasaan (sosial dan politik).


Evolusi sistem kepercayaan yang terakhir adalah sistem kepercayaan terdistribusi. Dimana kepercayaan terhadap suatu entitas tidak hanya dinilai dari satu pihak saja, tapi melibatkan pihak-pihak lainnya yang terlibat. Contoh penerapannya dalam sistem informasi adalah Otorisasi dan kontrol akses. Otorisasi dan kontrol akses adalah proses dimana titik penegakan keamanan menentukan apakah suatu entitas harus diizinkan untuk melakukan tindakan tertentu. Otorisasi terjadi setelah entitas tersebut diautentikasi. Selanjutnya, otorisasi terjadi dalam lingkup kebijakan kontrol akses. Dalam istilah yang lebih sederhana, langkah pertama dalam membuat keputusan kontrol akses adalah menentukan siapa yang membuat permintaan; langkah kedua adalah menentukan, berdasarkan hasil otentikasi serta informasi tambahan (kebijakan kontrol akses), apakah permintaan itu harus diizinkan.


Salah satu mekanisme keamanan yang sering digunakan dalam sistem operasi adalah Access Control List (ACL). Secara singkat, ACL adalah daftar yang menjelaskan hak akses mana yang dimiliki prinsipal atas suatu objek (sumber daya). Misalnya, entri mungkin membaca "User Foo dapat Membaca File Bar." Daftar (atau tabel) seperti itu tidak perlu secara fisik ada di satu lokasi tetapi dapat didistribusikan ke seluruh sistem. Sistem berkas Unix Mekanisme "izin" pada dasarnya adalah ACL.