Bapak Tsotne dari Universitas Bisnis dan Teknologi Georgia pada kuliah tamu 07 Juni 2022 di Universitas STEKOM selanjutnya menjelaskan tentang contoh model kepercayaan bertumpuk yang ada di Georgia. Tumpukan kepercayaan yang paling atas adalah kepercayaan terhadap sebuah ide. Adapun tumpukan kepercayaan dibawahnya adalah kepercayaan terjadap platform atau perusahaan. Dan yang menjadi tumpukan kepercayaan yang paling bawah adalah kepercayaan kedalam individu atau pengguna produk dari perusahaan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Intenasional Universitas STEKOM.
Contoh formasi kepercayaan digital yang ada di Georgia berdasarkan penjelasakan Bapak Tsotne mengenai kepercayaan dalam ide adalah akses dan penggunaan terhadap teknologi digital yang masif dalam masyarakat Georgia. Mayoritas masyarakat Georgia saat ini telah banyak yang menggunakan platform digital untuk berbagai keperluan mereka. Keraguan terhadap validasi dan reputasi sebuah platform digital mulai terkikis sejak muncul banyaknya platform digital yang terpercaya untuk membantu mengerjakan berbagai keperluan bisnis pada masyarakat Georgia.
Penjelasan Selanjutnya dari bapak Tsotne adalah tentang contoh kepercayaan terhadap platform atau perusahaan digital yang ada di Georgia. Kepercayaan tersebut di Georgia terlihat dengan ada banyaknya orang yang terlibat dalam layanan bisnis digital. Banyak sekali platform digital yang bermunculan membuat masing-masing platform tertantang untuk lebih kompetitif. Masyarakat jadi memiliki banyak pilihan terhadap berbagai platform digital yang tersedia. Jika sebuah platform tidak menhadirkan integritas yang baik pada layana digitalnya, maka secara alami masyarakat akan meninggalkannya. Dengan seperti itu maka masing-masing platform akan berlomba-lomba menghadirkan layanan yang berintegritas baik dalam hal keamanan, kehandalan, maupun jaminan ketersediaan aksesnya bagi masyarakat.
Contoh terakhir yang dijelaskan bapak Tsotne tentang kepercayaan digital di Georgia adalah tentang kepercayaan dalam individu atau pengguna terhadap bisnis digital. Contoh kepercayaan digital secara individu di Georgia yang dijelaskan bapak Tsotne adalah terbentuknya kepercayaan masyarakat Georgia kepada pengguna lainnya baik dalam menjalankan bisnis yang dilakukan melalui layanan digital yang tersedia. Dalam istilah sederhana, kepercayaan digital dapat didefinisikan sebagai kepercayaan yang dimiliki seseorang dalam kemampuan organisasi untuk menjaga keamanan data digital mereka dan menanganinya dengan integritas dan akuntabilitas.
Kepercayaan digital dipandang penting untuk keberhasilan jangka panjang organisasi di dunia yang terhubung. Kepercayaan adalah segalanya-menyalahgunakan, menghilangkan, atau mengekspos data pribadi orang maka Anda kehilangan kepercayaan dan bisnis mereka, kemudian selanjutnya akan diikuti oleh pendapatan, pangsa pasar, dan reputasi Anda.
Isu keamanan menjadi kunci penting dalam industri digital saat ini. Keamanan siber telah tumbuh di sekitar kita sebagai kebutuhan untuk melindungi data, perangkat, jaringan, dan proses di dunia digital. Untuk industri, dan setiap vendor individu di dalamnya, kepercayaan digital pada dasarnya berarti dua hal: kebutuhan untuk membangun kepercayaan dalam operasi digital mereka sendiri, dan kemudian untuk memastikan mereka dapat menerapkan kepercayaan digital tersebut kepada pelanggan mereka. Untuk menjadi organisasi tepercaya yang dapat membantu orang lain dalam membangun kepercayaan.
Ketika organisasi menjadi lebih digital dan mulai memahami serta memanfaatkan nilai data, perlindungan berkembang menjadi keamanan informasi, didukung dengan tim keamanan yang melek bisnis dan Chief Information Security Officers (CISO). Saat ini, konektivitas tersebar dan tertanam, keamanan adalah tentang kepercayaan dan integritas, dan peran CISO adalah untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan digital dalam seluruh bisnis. Untuk mencapai hal tersebut, mereka membutuhkan mitra keamanan yang dapat menyediakan teknologi perlindungan andal serta privasi dan keamanan data yang unggul, sehingga mampu membantu mereka mengelola risiko dan mengurangi dampak ancaman siber.

Kuliah tamu 2022 feri dosen Universitas Bisnis dan Teknologi Georgia, bagaimana membangun kepercayaan pada platform digital part 7
Webinar International
Back to News
Webinar International
Wednesday, November 16, 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views