Collaborate With Us :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Webinar internasional 2022 menghadapi vuca, IT Factor

Webinar internasional 2022 menghadapi vuca, IT Factor

Webinar International

Back to News
Webinar International
Tuesday, November 8, 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views

Setelah selesai membahas tentang pengertian, dampak VUCA, solusi VUCA, dan strategi bisnis dalam menghadapi VUCA, Bapak Priyadi melanjutkan penjelasannya tentang pengaruh faktor teknologi IT dalam fenomena VUCA. Meskipun fenomena VUCA sudah lama dibahas sejak puluhan tahun yang lalu, namun fenomena ini lebih terasa dijaman sekarang, dimana kecepatan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi terjadi dengan sangat masif, terutama dengan kehadiran sosial media dan berbagai aplikasi layanan komunikasi yang menggunakan teknologi internet.


VUCA adalah singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Intinya, dunia VUCA artinya dunia yang kita hidupi sekarang, di mana perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol, dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif. Kalau kita mau bisa bertahan di dunia jaman sekarang, kita tidak bisa menghindari perubahan-perubahan tersebut. Kita akan sering menghadapi situasi dimana kita hanya bisa beradaptasi dan tidak bisa merubah keadaan. Seperti ungkapan dari Albert Einstein, "The measure of intelligence is the ability to change."


Kesadaran terhadap teori VUCA dijaman sekarang mendorong banyak orang untuk bisa beradaptasi dengan lebih cepat dan efektif. Jika seseorang menolak perubahan maka kemungkinan besar orang tersebut akan mengalami berbagai ketertinggalan yang cukup jauh. Apalagi dengan perkembangan teknogi informasi dan komunikasi yang sangat cepat seperti sekarang, setiap perubahan di suatu tempat akan sangat mudah dan cepat ditularkan ke daerah lainnya.


Universitas STEKOM sebagai institusi pendidikan profesional dan memiliki pandangan global turut berupaya dalam membangun masyarakat akademis yang tanggap terhadap fenomena VUCA. Alasan tersebut adalah salah satu yang mendorong Universitas STEKOM mengadakan sebuah webinar Internasional yang melibatkan pembicara dari dalam negeri dan luar negeri yang secara khusus membahas berbagai bidang yang terkait dengan fenomena VUCA. Webinar tersebut menggunakan judul "Facing the changing bussiness world in the VUCA Era”.


Seminar tersebut terlaksana pada 20 Oktober 2022 dengan 2 pembicara dari malaysia dan satu pembicara dari Indonesia. Pembicara ketiga adalah Bapak Priyadi, M.Kom yang merupakan satu-satunya pembicara dari Indonesia. Priyadi adalah dosen dibidang IT di Universitas STEKOM sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu "How to deal with vuca in IT-based business and career".


Meskipun pengertian tentang VUCA sudah disampaikan oleh beberapa pembicara sebelumnya, Bapak Priyadi tetap menyampaikan pengertian tentang VUCA. Tujuannya adalah agar adanya persamaan persepsi tentang VUCA karena bisa jadi ada beberapa perbedaan definisi atau penggunaan istilah yang berbeda dibandingkan pembicara sebelumnya atau yang ada di internet secara umum.


Dalam penjelasan Bapak Priyadi, faktor teknologi yang sangat mempengaruhi fenomena VUCA sehingga dampaknya lebih terasa dijaman sekarang salah satunya adalah sosial media. Maraknya arus informasi dan komunikasi di media sosial membuat dunia seolah tanpa batas. Media sosial merupakan implementasi dari isu globalisasi yang banyak dibicarakan sejak tahun 2000-an. Informasi dan komunikasi lintas bidang, lintas wilayah, lintas strata sosial, bahkan lintas generasi terjadi terus menerus di media sosial, sehingga proses perubahan budaya dan perubahan persepsi terus terjadi di masyarakat. Penggunaan istilah dengan makna yang berbeda dalam setiap bahasa atau lingkungan sosial yang berbeda juga menambah keragaman ambiguitas dalam masyarakat.


Faktor kedua yang sangat mempengaruhi kuatnya fenomena VUCA dijaman sekarang adalah persaingan pada industri IT. Selain situasi industri yang selalu ingin mendapatkan keuntungan sehingga menuntut mereka untuk berkembang dengan sangat cepat, faktor persaingan pada industri IT juga sangat berpengaruh. Inovasi dan perubahan sudah menjadi keseharian mereka untuk dapat terus berkembang dengan baik di industri TI. Alhasil, kondisi tersebut terus mendorong fenomena VUCA untuk selalu hadir di lingkungan kita.


Sosial media dan persaingan industri pada akhirnya secara bersama-sama saling mendukung untuk mempercepat dan memperkuat fenomena VUCA. Informasi yang ada di sosial media sangat mempengaruhi kecepatan dan jangkuan perubahan tren yang ada di masyarakat sehingga menuntut dunia industri untuk melakukan penyesuaian tren yang sejalan. Sementara itu, dunia industri juga berusaha mengenalkan produk-produk terbaru mereka, baik yang bersifat mengikuti tren ataupun yang sifatnya berusaha menciptakan pasar. Siklus keduanya akhirnya disa dipandang menjadi arus utama yang pengaruh paling besar fenomena VUCA dijaman sekarang.