VUCA adalah singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Intinya, dunia VUCA artinya dunia yang kita hidupi sekarang, di mana perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol, dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif. Kalau kita mau bisa bertahan di dunia jaman sekarang, kita tidak bisa menghindari perubahan-perubahan tersebut. Kita akan sering menghadapi situasi dimana kita hanya bisa beradaptasi dan tidak bisa merubah keadaan. Seperti ungkapan dari Albert Einstein, "The measure of intelligence is the ability to change."
Kesadaran terhadap teori VUCA dijaman sekarang mendorong banyak orang untuk bisa beradaptasi dengan lebih cepat dan efektif. Jika seseorang menolak perubahan maka kemungkinan besar orang tersebut akan mengalami berbagai ketertinggalan yang cukup jauh. Apalagi dengan perkembangan teknogi informasi dan komunikasi yang sangat cepat seperti sekarang, setiap perubahan di suatu tempat akan sangat mudah dan cepat ditularkan ke daerah lainnya.
Universitas STEKOM sebagai institusi pendidikan profesional dan memiliki pandangan global turut berupaya dalam membangun masyarakat akademis yang tanggap terhadap fenomena VUCA. Alasan tersebut adalah salah satu yang mendorong Universitas STEKOM mengadakan sebuah webinar Internasional yang melibatkan pembicara dari dalam negeri dan luar negeri yang secara khusus membahas berbagai bidang yang terkait dengan fenomena VUCA. Webinar tersebut menggunakan judul “Facing the changing bussiness world in the VUCA Era”.
Seminar tersebut terlaksana pada 20 Oktober 2022 dengan 2 pembicara dari malaysia dan satu pembicara dari Indonesia. Pembicara ketiga adalah Bapak Priyadi, M.Kom yang merupakan satu-satunya pembicara dari Indonesia. Priyadi adalah dosen dibidang IT di Universitas STEKOM sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu "How to deal with vuca in IT-based business and career".
Meskipun pengertian tentang VUCA sudah disampaikan oleh beberapa pembicara sebelumnya, Bapak Priyadi tetap menyampaikan pengertian tentang VUCA. Tujuannya adalah agar adanya persamaan persepsi tentang VUCA karena bisa jadi ada beberapa perbedaan definisi atau penggunaan istilah yang berbeda dibandingkan pembicara sebelumnya atau yang ada di internet secara umum.
Setelah selesai membahas tentang pengertian, dampak VUCA, dan solusi VUCA, Bapak Priyadi melanjutkan penjelasannya tentang strategi bisnis dalam menghadapi VUCA. Strategi pertama yang harus dilakukan adalah memilih manajer yang tepat. Untuk menghadapi situasi VUCA, perusahaan perlu bijak dalam memilih eksekutif atau manajernya. Pengangkatan pengurus atau pimpinan harus dilakukan dengan hati-hati agar keputusan perusahaan tidak salah manajemen. Selain itu, manajer yang dipilih harus mampu menyelesaikan berbagai masalah, dari internal hingga eksternal. Dengan begitu, diharapkan para pemimpin baru mampu memimpin perusahaan ke arah yang lebih baik.
Strategi berikutnya adalah memahami bagaimana bekerja sebagai sebuah tim. Perusahaan yang telah berdiri sejak lama dapat memahami kinerja semua karyawannya. Pemahaman keterampilan dan sistematika tim memungkinkan perusahaan untuk menentukan posisi dan tugas yang sesuai untuk setiap karyawan sehingga produktivitas karyawan dapat diperoleh secara optimal. Selain itu, pemahaman perusahaan yang komprehensif terhadap karyawannya juga meningkatkan produktivitas kerja.
Penjelasan Baapak Priyadi dilanjutkan dengan strategi transformasi ke digital. Di era digital, bisnis harus terus beradaptasi. Transformasi digital memungkinkan bisnis memasuki lebih banyak pasar dan menarik konsumen baru. Namun, jika perusahaan tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, akan ada penundaan. Hal ini juga membuat perusahaan sulit untuk berkembang.
Strategi bisnis untuk menghadapi VUCA yang terakhir adalah pelaksanaan kursus pelatihan. Untuk meningkatkan produktivitas dan keterampilan pemecahan masalah, perusahaan perlu melatih karyawannya. Jika pelatihan ini berhasil, perusahaan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan.

Webinar internasional 2022 menghadapi vuca, strategi bisnis menghadapi VUCA
Webinar International
Back to News
Webinar International
Monday, November 7, 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views