Collaborate With Us :+62 888-888-6666
Stekom Logo
Webinar Internasional - Industrial Analytics Driving Digital Information - 3

Webinar Internasional - Industrial Analytics Driving Digital Information - 3

Webinar International

Back to News
Webinar International
Thursday, June 22, 2023
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views

Kerangka Five Forces Porter adalah alat yang biasa digunakan untuk melakukan analisis industri. Ini membantu menganalisis dinamika persaingan dan daya tarik suatu industri. Lima komponen analisis industri oleh Porter adalah:
1. Ancaman Pendatang Baru: Komponen ini mengkaji hambatan masuk yang dihadapi oleh calon pesaing baru dalam industri. Hambatan yang tinggi, seperti persyaratan modal yang tinggi, loyalitas merek yang kuat, atau peraturan pemerintah, mempersulit pendatang baru untuk memasuki pasar. Industri dengan hambatan tinggi umumnya lebih menarik dalam hal profitabilitas.
2. Daya Tawar Pemasok: Komponen ini menilai kekuatan yang dimiliki pemasok atas industri. Pemasok dengan kekuatan yang signifikan dapat memberikan tekanan dengan menaikkan harga, mengurangi kualitas, atau membatasi pasokan. Industri yang bergantung pada sedikit pemasok yang kuat menghadapi biaya yang lebih tinggi dan umumnya kurang menarik.
3. Daya Tawar Pembeli: Komponen ini menganalisis kekuatan yang dimiliki pembeli (pelanggan) dalam industri. Pembeli dengan daya tawar yang kuat dapat menuntut harga yang lebih rendah, kualitas yang lebih tinggi, atau pelayanan yang lebih baik. Industri dengan sedikit pelanggan besar dan kuat mungkin menghadapi penurunan profitabilitas dan permintaan pelanggan yang lebih tinggi.
4. Ancaman Produk atau Jasa Pengganti: Komponen ini mempertimbangkan ketersediaan produk atau jasa pengganti yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang sama. Kehadiran barang pengganti memberi tekanan pada peserta industri untuk meningkatkan penawaran mereka dan menurunkan harga. Industri dengan sedikit atau tanpa pengganti dekat memiliki daya tarik dan profitabilitas yang lebih tinggi.
5. Intensitas Persaingan Kompetitif: Komponen ini menilai tingkat persaingan antar pelaku industri yang ada. Persaingan yang tinggi dapat menyebabkan perang harga, pemasaran yang agresif, dan penurunan profitabilitas. Faktor-faktor seperti jumlah pesaing, tingkat pertumbuhan industri, dan diferensiasi produk mempengaruhi intensitas persaingan. Industri dengan persaingan kompetitif yang rendah umumnya lebih menarik.

Dengan menganalisis kelima komponen ini, bisnis dapat memperoleh wawasan tentang lanskap kompetitif suatu industri, memahami kekuatan yang berperan, dan membuat keputusan strategis yang terinformasi. Lima komponen analisis industri oleh Porter adalah persaingan dalam industri, potensi pendatang baru ke dalam industri, kekuatan pemasok, kekuatan pelanggan, dan ancaman produk atau layanan pengganti. Model Five Forces Porter adalah alat yang diakui dan digunakan secara luas untuk analisis industri. Model ini memberikan kerangka komprehensif untuk menganalisis dinamika persaingan suatu industri dan menentukan daya tarik dan profitabilitasnya secara keseluruhan. Dengan memahami dinamika persaingan industri, bisnis dapat mengembangkan strategi efektif yang memanfaatkan kekuatan mereka dan mengurangi kelemahan mereka.

Materi diatas disampaikan oleh presentator dari Indonesia dalam international webinar yang diadakan Universitas STEKOM bekerjasama dengan Universitas Kuala Lumpur dari Malaysia. Nama presentator tersebut adalah Wibi Ardi Alvianto, M.Pd. Dia adalah Lecturer di Universitas STEKOM pada program Studi Desain Komunikasi Visual. International webinar tersebut dilaksanakan pada tanggl 23 Mei 2023 yang dipandu oleh Ibu Novita. Media yang digunakan dalam international seminar tersebut adalah zoom dan disiarkan langsung ke Youtube. Acara berlangsung sangat baik dan cukup meriah ditandai dengan banyak peserta yang mengikuti dan banyaknya pertanyaan yang disampaikan setelah presentator selesai menyampaikan presentasiny.

Kegiatan webinar internasional tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.