Ada beberapa faktor yang menjadi pendorong utama dalam rekayasa hijau. Yang pertama adalah Keberlanjutan. Inti dari Rekayasa lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan. Green Engineering memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara yang dapat berlanjut tanpa batas waktu ke masa depan tanpa merusak atau menguras sumber daya alam. Singkatnya, memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Desain "Cradle to cradle" — mengakhiri siklus "cradle to grave" dari produk manufaktur, dengan membuat produk yang dapat direklamasi sepenuhnya atau digunakan kembali.
Faktor pendorong rekayasa hijau berikutnya adalah pengurangan sumber. Pengurangan limbah dan polusi dengan mengubah pola produksi dan konsumsi. Pengurangan sumber, juga dikenal sebagai pencegahan limbah atau pencegahan polusi, adalah penghilangan limbah sebelum dibuat. Ini melibatkan desain, pembuatan, pembelian atau penggunaan bahan dan produk untuk mengurangi jumlah atau toksisitas dari apa yang dibuang. Pengurangan sumber juga berarti menghentikan pemborosan sebelum terjadi. Pengurangan sumber ini juga bisa menjadi pendorong untuk pencegahan polusi, yaitu upaya pendekatan inovatif untuk pengelolaan lingkungan melalui penghapusan polusi sebelum didaur ulang, diolah, atau dibuang. Selain itu, minimisasi limbah juga bisa dicapai dengan pengurangan produksi dan toksisitas bahan limbah berbahaya seperti kaleng cat, pestisida, dan oli motor sebelum dibuang atau disimpan.
Pendorong rekayasa hijau berikutnya adalah inovasi. Tindakannya bisa dalam bentuk mengembangkan alternatif teknologi — apakah bahan bakar fosil atau pertanian intensif bahan kimia — yang telah terbukti merusak kesehatan dan lingkungan. Berbagai jenis produk dan teknik produksi yang terus diperbarui akan mendorong peningkatan kualitas dan pendapatan perusahaan. Hal itu sekaligus bisa melaksanakan perubahan untuk lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, keuntungan finansial perusahaan akan tercapai bersamaan dengan lingkungan hijau juga akan tercapai.
Pendorong rekayasa hijau yang terakhir adalah kelangsungan hidup. Kelangsungan hidup akan menciptakan pusat kegiatan ekonomi seputar teknologi dan produk yang bermanfaat bagi lingkungan, mempercepat penerapannya, dan menciptakan karier baru yang benar-benar melindungi planet ini. Dengan adanya kelansungan hidup yang baik pada ekosistem perusahaan, maka rekayasa hijau bisa memberikan jaminan solusi alih-alih menjadi masalah atau penghambat proses industri. Dengan begitu, maka upaya penghijauan lingkungan akan tercapai bersamaan dengan perkembangan industri yang diharapakan.
Presentator webinar internasional Universitas STEKOM yang menyampaikan materi tersebut adalah Kefale Kebie Bishaw yang memiliki gelar akademik M.Sc dalam bidang Structural Engineering. Dia juga merupakan seorang dosen dan peneliti di Debre Tabor University yang terletak di kota Debre Tabor, Negara Ethiopia. Universitas STEKOM sudah beberapa kali mengadakan kerjasama dengan Universitas tersebut beberapa kali. Kali ini kegiatan internasional yang diadakan adalah webinar internasional yang berjudul "Advantage of Green Engineering".
Judul presentasi yang disampaikan oleh Bapak Kefale adalah "Advantage of Green Engineering / Technology". Diawal presentasinya, Bapak Kefale menjelaskan tentang outline dari presentasinya. Adapun outline yang disampaikan oleh Bapak Kefale ada beberapa poin berikut :
- Apa itu Rekayasa Hijau?
- Kategori Rekayasa Hijau,
- Faktor Pendorong Rekayasa Hijau,
- Manfaat dan Beberapa Keterbatasan,
- Kesimpulan dan saran.
Kegiatan webinar tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Universitas STEKOM untuk memperbanyak berbagai kegiatan Internasional dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi Universitas berkelas Internasional. Berbagai kegiatan Internasional yang dilaksanakan Universitas STEKOM terus berjalan dari tahun ke tahun. Ada kegiatan internasional yang bersifat berkelanjutan dan ada juga beberapa kegiatan internasional yang tidak berkelanjutan. Semua jenis kegiatan internasional diakomodasi dan diatur oleh departemen Internasional Universitas STEKOM.

Webinar International 2022 - The advantage of green engineering part 12
Webinar International
Back to News
Webinar International
Sunday, December 4, 2022
Priyadi, S.Kom, M.Kom
0 Views